Pemilihan bentuk usaha budidaya jamur tiram ini dilatarbelakangi oleh :

1.      Budidaya jamur tiram memiliki prospek ekonomi yang baik. Pasar jamur tiram yang telah jelas serta permintaan pasar yang selalu tinggi memudahkan para pembudidaya memasarkan hasil produksi jamur tiram.

2.      Jamur tiram merupakan salah satu produk komersial dan dapat dikembangkan dengan teknik yang sederhana. Bahan baku yang dibutuhkan tergolong bahan yang murah dan mudah diperoleh seperti serbuk gergaji, dedak dan kapur, sementara proses budidaya sendiri tidak membutuhkan berbagai pestisida atau bahan kimia lainnya dalam arti kata pure organic.

3.      Membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar pertanian jamur tiram.

4.      Media pembelajaran yang bertanggung jawab bagi kami sebagai pengelola
2. Visi

Menjadi industri budidaya jamur tiram yang memenuhi kebutuhan jamur tiram dalam negeri khususnya daerah Bandung sekitarnya dan Indonesia pada umumnya.
3. Misi

*  Membuka lapangan pekerjaan baru.

*  Meningkatkan taraf hidup dengan menghasilkan jamur berkualitas baik.

*  Memperkenalkan jamur tiram secara luas kepada masyarakat melalui pendekatan kualitas (cita rasa, mutu dan kesegaran) dan pendekatan pelayanan konsumen.

*  Mensosialisasikan manfaat jamur tiram bagi kesehatan masyarakat sekitar Banjaran pada khususnya.

Berikut salah satu foto petani jamur dari hasil pembibitan Toekang Jamoer :

Gudang Jamur

Contoh Budidaya Petani Jamur Tiram Putih

Lokasi ada di Wilayah Kutawaringin Jawabarat, Foto diatas merupakan foto dari petani jamur tiram putih yang telah didampingi oleh Moyafi Toekang Jamoer. Jika anda berkenan anda juga bisa mencoba budidaya jamur tersebut.

Moyafi Toekang Jamoer siap melayani anda.